“Pagi
semuaa…” ucapku dengan ceria. Mencoba melupakan kejadian kemarin.
“Pagi Miiko.. Pagi Yamada..” sahutan balasan pun menggema di satu kelas. Aku berjalan ke mejaku. Disana sudah ada Mari dan Yukko.
“hei, kalian sudah memberikannya??” tanyaku pada mereka.
“sudah kok.” Jawab mereka kompak.
Aku menaruh tasku dan segera duduk. Tak lama kemudian Yoshida menghampiriku.
“Yamada terima kasih cup cakenya. Itu sangat enak.” Puji Yoshida. Serentak satu kelas pun diam membisu.
“iya sama-sama. Anggap saja itu tanda terima kasihku sudah mengajarkan pelajaran yang selama ini aku tidak mengerti.” Aku hanya bisa tersenyum.
“ahh… Miiko memberi kue ke Yoshida ya?? Aku juga kemarin memberi kue ke Tappei. Iya kan Tappei??” kata Miho sambil mengamit lengan Tappei erat.
“Hn.” Satu kata, dua huruf, beribu makna. Aku lihat muka Tappei memerah seperti menahan kesal.
“Pagi Miiko.. Pagi Yamada..” sahutan balasan pun menggema di satu kelas. Aku berjalan ke mejaku. Disana sudah ada Mari dan Yukko.
“hei, kalian sudah memberikannya??” tanyaku pada mereka.
“sudah kok.” Jawab mereka kompak.
Aku menaruh tasku dan segera duduk. Tak lama kemudian Yoshida menghampiriku.
“Yamada terima kasih cup cakenya. Itu sangat enak.” Puji Yoshida. Serentak satu kelas pun diam membisu.
“iya sama-sama. Anggap saja itu tanda terima kasihku sudah mengajarkan pelajaran yang selama ini aku tidak mengerti.” Aku hanya bisa tersenyum.
“ahh… Miiko memberi kue ke Yoshida ya?? Aku juga kemarin memberi kue ke Tappei. Iya kan Tappei??” kata Miho sambil mengamit lengan Tappei erat.
“Hn.” Satu kata, dua huruf, beribu makna. Aku lihat muka Tappei memerah seperti menahan kesal.
“Anak-anak,
ayo cepat duduk di bangku masing-masing.” Kamipun kembali ke tempat
masing-masing sesuai perintah pak Oonishi.
“hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo masuk dan perkenalkan dirimu.” Lanjut pak Oonishi. Kami pun penasarah dengan murid baru itu. “Selamat pagi..”
“hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo masuk dan perkenalkan dirimu.” Lanjut pak Oonishi. Kami pun penasarah dengan murid baru itu. “Selamat pagi..”
Disclaimer: Ono Eriko (saya meniru
Chara beliau dengan sedikit perubahan)